Showing posts with label stupid. Show all posts
Showing posts with label stupid. Show all posts

Sunday, December 2, 2012

Minyak Jelantah

Gw : (menyeracau dari pintu masuk rumah) Mana katanya Mama pingsan? Boong aja. Dia bilangnya gak geh pas tadi dia nelpon gw.

Adek gw : Beneran kok. Tadi emang pingsan dia itu ya.

Gw : Alah, boong.

Adek gw : Serius gw kak. Kan lo nyuruh ngolesin minyak kayu putih, tapi gak ada minyak kayu putihnya. Jadi gw olesin aja minyak jelantah di idungnya. Udah gak lama bangun deh dia.

Gw : (ngakak) itu mah namanya bukan pingsan, tapi dia lagi tidur, buset!!!

Thursday, March 8, 2012

Kelereng Lembut dan Berlendir (Conv.)

Tanto : Liat geh (menunjukkan kelereng lembut dan berlendir).

Gw : Apa itu, To?

Tanto : Gak tau juga gw.

Gw : Bisa dimakan gak?

Choi : Bisa, bisa.

Gw : (memasukkan, dengan lugu, kelereng lembut dan berlendir tersebut ke dalam mulut sendiri)


:Panic! at The Disco

Wednesday, March 7, 2012

Kelereng Lembut dan Berlendir

Ini judulnya gimana gitu ya?  Wahahaha #ketawa setan.

Jadi, saat gw bertandang ke rumah temen gw yang deket dengan kampus, gw menemukan satu mangkok penuh zat cair (yang entah apa) dengan bola-bola berwarna-warni yang rapuh, lembut, serta berlendir menggenang di dalamnya. Nah, sekarang, barulah kalian tahu kenapa gw memilih title kontroversial seperti di atas untuk posting ini. Bahkan, jika kalian cerdas, kalian pasti akan menganggap gw sebagai orang yang jujur karena berkata apa adanya. Hahahahaha.

Seterusnya, otak bisnis gw kembali beraksi. Penuh semangat, tanpa ragu, dan dengan rasa nasionalisme di hati, gw bilang,"Gimana kalau saya pasang papan di depan rumah saya, bunyinya gini : 'JUAL KELERENG LEMBUT DAN BERLENDIR'. Pasti banyak yang penasaran dan pada beli kan? Bisa kaya mendadak dong saya."

Oke, lupakan nikmat sekilas itu.

Apakah gw sudah menegaskan kalau bola-bola bersangkutan adalah suatu bentuk mainan? Ya, itu mainan. Tapi tau apa? Beberapa hari yang lalu, gw nyaris menelan salah satu dari bola-bola itu. Semua berawal dari ketidaktahuan Tanto dan gw yang kegatelan tanya-tanya,"Boleh dimakan gak?", plus Choi yang secara lugu menjawab kegalauan di kepala gw dengan kata "Iya". Maka, selanjutnya bisa ditebak. Choi segera melakukan aksi panik skala lebai ketika melihat gw memasukkan bola berwarna pink ke dalam mulut gw.

Tidak, gw tidak mati. Pupuslah harapan kalian yang menginginkan gw tutup usia sebelum mencapai umur 20 tahun. Hahahaha.

Sunday, February 26, 2012

Wait!
Kenapa ujung-ujungnya berakhir di toko WEDDING GIFT??! 

Padahal awalnya mah gw cuma mau cari gantungan kunci bentuk coklat. Kok nyasarnya sampe serius banget gitu sih???

Thursday, December 29, 2011

Wack! Sudah Lama Tidak Posting lho Saya!

Apa karena di Eropa sana mulai masuk musim dingin sehingga saya sibuk hibernasi??? [apabanget]. Oke, apapun alasan bodoh yang saya buat, pada akhirnya saya telah lancang mengabaikan 2nd selama dua bulan terakhir. Tetapi, saya memohon ampun pada Tuhan dan meminta maaf padamu, 2nd, bukan karena itu, melainkan karena saya bukanlah orang yang pantas dijadikan kambing hitam atas semua bencana ini. Saya akan berdalih,"Tanyakan pada kenyataan!"

Tetap saja, sebagaimana tingkah mahasiswa baik-baik di universitas ini, dengan penuh rasa hormat, saya juga akan menyertakan ****ng sebagai penyebabnya; terlepas apakah dia benar-benar bersalah atau tidak, saya gak peduli.

Entah ilham apa yang menuntun saya kembali berlangganan manga dan rela menghabiskan 446 chapter berbahasa Inggris dengan penuh penghayatan. Dunia memang sungguh kejam dan pahit mengingat sesuatu yang menyeretku jauh dari blogging bukanlah setan dengan ejaan "te-u-ge-a-s". Tapi itulah masa muda, Saudara! Pengetahuan memang penting, tapi jangan pernah meninggalkan imajinasi. Einstein bahkan berkata seperti itu toh?

Terkadang selalu menjadi pintar itu membosankan, sehingga seseorang harus memutar haluannya sedikit agar merasakan sensasi hidup "menyimpang".

Ya, katakanlah ekspansi yang saya lakukan sejauh ini sudah kelewatan untuk memenuhi kendi khayalanku yang kering, yang saat ini sepertinya sudah tumpah-ruah meluber-luber tak karuan seperti luapan lumpur Lapindo. Berhenti? Kenapa perlu dipikir lagi? Ya jelas harus berhenti! Melihat kapal SNMPTN saya bagaikan semut di tengah laut dan bahkan sudah tenggelam ke dasar samudra karena awak seperti saya yang tidak becus, tentunya saya harus kembali sadar dan berteleportasi dengan kecepatan cahaya ke neraka dunia yang penuh dengan darah perjuangan.

Saya sedih. Sudah terlalu lama saya bermain-main dengan sisi nakal saya, tetapi ketika saya membuka mata kembali, yang tampak adalah studi kasus Sistem Operasi dan program C sialan yang gagal membaca sebuah file teks. Jika ingin dikaitkan dengan kapal saya yang menyedihkan di atas itu seperti: saya ingin memesan galangan via calling, sayangnya sekoci kayu yang saya persiapkan dengan ketidakniatan menghalangi saya dengan gagang telepon. Tidak ada juga yang tau kalau setelah saya berhasil menghubungi supplier galangan itu, galangannya akan datang tepat waktu. Iya 'kan?

Membusuk menunggu galangan bukan tujuan yang ingin saya capai, karena saya yakin setengah mati kalau tangan saya akan menggenggam dunia nanti. Yang harus saya lakukan adalah berubah menjadi Superman lalu mengangkat sendiri kapal saya ke permukaan laut sehingga bisa berlayar lagi.

Maka dari itu, hei, aku, berubahlah! Ahahaha, jadi Power Ranger itu boleh, tapi saya lebih senang kalau yang mengambil dominasi diri ini adalah "saya yang maniak kelas kakap sama literatur Fisika". Lagipula jurus tembakan elektromagnetik lebih dahsyat daripada zord bohongan yang kelihatan besar karena manipulasi kamera.

2nd : Dia memang penyampah sejati. Lihat aja, setelah di sini, kamarnya pasti jadi sasaran berikutnya. Gupek bareng kertas coret-coretan :D

Wednesday, October 26, 2011

Lalu, buat apa saya berat-berat bawa Campbell?!

planning sia-sia

Friday, October 21, 2011

F$%#ingable Me

Karena gw yang begitu bodoh.
Yang begitu polos.
Yang begitu bodoh.
Yang begitu bodoh (lagi).

Seharusnya gw berusaha lebih keras daripada itu. Seharusnya gak semudah itu gw menyepelekan semuanya. Seharusnya gw selalu waspada kalau yang satu ini lebih ganas daripada yang lalu, yang terlalu pintar untuk dianggap gak ada apa-apanya. Ya, harusnya begitu.

Harusnya saya tahu secara tepat apa perbedaan antara file system FAT dan NTFS.

Harusnya saya tahu kalau tulisannya "Blank On", bukan "Blangkon"  #yanginikoplak

Thursday, July 14, 2011

Bego (titik)





BEGO....





Udahlah, kalo BEGO mah BEGO aja....  *putus asa*



Enam

6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6


Pasti akan terus inget...

Serius, 

Gw pasti akan terus teringat-ingat sama tanggal 14 Juli 2011.



#koplaaaaaaaaaaaakkk!!!



Monday, May 2, 2011

Apalah!

Ya, dari judul aja udah tercium bau-bau posting tipe junk-ish. Beneran deh, Anda semua gak salah terka.


Di sini gw mau me-report beberapa kebodohan perkuliahan yang telah gw kerjakan. Entah sengaja atau tidak, tapi jumlahnya sepertinya udah gak bisa ditolerir lagi sebagai suatu "iseng-iseng" ; intinya di sini gw cuma mau merepresentasikan kemungkinan seberapa jatuhnya IP gw semester ini dibanding semester kemaren di saat gw masih jadi anak imut-imut (hoax!) yang rajin ngerjain tugas dan selalu hadir pas kuliah.

Tidak seperti semester 1 yang indah, Febrasari Almania itu sekarang suka males (kalau gak mau dibilang males, ya suka nunda-nunda gitu lah) nyelesain kerjaan dari dosen, juga selalu ngisi absen. Selalu ngisi absen tapi gak tau masuk apa gak kuliahnya. Hahahahahaha. Gw terpaksa ikut-ikutan begini cuma karena 1 hal : buat ikut UAS. Kalau absen 80% itu gak diperhitungkan sebagai persyaratan ikut UAS, gw pasti bakal ngegelar homeschooling di rumah.



OLCIO!

(Olcio = Oke, let's check it out! #apasih)

Kebodohan#1 : gw meninggalkan kuliah Matematika Diskrit karena temen-temen SMA gw ngajak maen ke Sukarame. Ternyata di sana gw disiram pake air selang dan hampir kena ceplok telor ; pasalnya waktu itu gw lagi happy eighteen. Gw gak pernah nyangka sebelumnya kalau apa yang gw lewatkan adalah kuis materi Induksi Matematik.

Kuis gak pernah bisa diulang, begitu kata Bu **mi*. Gw sama Ricky cuma bisa pasang muka datar pas denger itu.

Pas keluar dari ruangan Bu **mi*, feelnya entah kenapa kayak ada air selang lagi nyiram baju gw. Kesel sih gak ; cuma ngerasa aneh gimanaaaaa gitu karena ini adalah insiden kedua di zaman gw jadi mahasiswa dimana gw mengabaikan belajar dan hebatnya seperti karma, akhirnya gw malah kena sial. Kalau kalian tanya insiden yang pertama gimana, itu yang pas kita ke pantai abis ceramah Muharram semester 1. Sebenernya setelah ceramah itu gw punya sedikit kebimbangan : setumpuk agenda belajar vs pantai, tapi karena gw bosen dan butuh sedikit main-main lantas gw putuskan untuk ikut. Karmanya? Gw sebutin aja yang paling 'wah' ya : N70 gw wafat dengan cepat setelah masuk laut. Yah, untuk insiden ini gw gak mau menyalahkan siapapun ; karena gw ngerasa kok kayaknya gw yang salah kenapa gak milih belajar aja. Kalau gw mengambil jalan yang benar waktu itu, N70 item yang udah angong itu mungkin masih di tangan gw dan masih tetep angong sampe sekarang.

Kebodohan 1-0 Febra.



Kebodohan#2 : lagi-lagi Matematika Diskrit. Gw gak ikut responsi jam 1 siang karena males dan mau cepet-cepet pulang ke rumah untuk nerusin persiapan SNMPTN gw. Rupanya yang gw lewatkan lagi adalah tugas BERNILAI dari Bu **mi* yang dikumpul hari itu juga.

Kebodohan 2-0 Febra.



Kebodohan#3 : Gw memutuskan untuk bolos olahraga 3 kali karena harus mengalokasikan sedikit waktu untuk belajar Fisika. Rupanya lebih dari itu. Minggu berikutnya gw kena diare jadi gak masuk ; dua minggu berikutnya gw bangun kesiangan jadi gak masuk lagi ; dan minggu berikutnya lagi gw kena cacar jadi gak masuk (lagi). Total ada 6 absen kosong. Ngeliat banyak yang bolong-bolong gitu, rasanya di atas kertas absen itu mw gw gambar e*k segar aja deh.

Kebodohan 3-0 Febra.


Tapi ada saatnya juga gw membodohi kebodohan. Aksi Zhia yang dengan brutal menyabet absen dari tempatnya jadi suatu ajang buat gw untuk sedikit licik memanipulasi 'apa yang harus dimanipulasi' (PERINGATAN : jangan dilakukan di rumah jika tidak didampingi oleh profesional). Gw gak tau berapa total absen kosong yang gw punya di makul ini setelah aksi licik itu, tapi setidak-tidaknya lebih sedikit dari enam kali.

Kebodohan 3-1 Febra.




Kebodohan#4 : Kuis Pemrograman I gw menuai angka 48 ; yang dengan tololnya gw sayangkan kenapa gak 46 sekalian biar klop gitu sama nomornya Valentino Rossi. Salah satu faktor kegagalan itu adalah selain gw emang LEMAH, juga karena saat itu gw lagi diare. Diare gara-gara makan sambel tengah malem pas gw lagi kelaparan. Keliatan banget cara gw kena diare itu bener-bener gak elegan.

Kebodohan 4-1 Febra.

Tapi hari ini bisa dikatakan gw berhasil mempecundangi kebodohan Kuis Pemrograman I dengan mencapai tingkat 70 di UTS-nya. Walaupun bukan nilai dewa seperti 'tongkat dan telor' akibat gw baru sadar ada kata "rekursi" pas gw maju ngumpul tadi, setidaknya 70 itu lebih baik dari 48.

Kebodohan 4-2 Febra.



Kebodohan#5 : Masih Pemrograman I. Gw gak tau kalau tugas bilangan prima itu udah dikumpul Senin kemaren karena gw gak dapet jarkomannya. Dapet agaknya, jarkoman dari Fikri selalu masuk kok ; cuma sepertinya itu sms jarkoman dateng pas inbox gw penuh jadi dia gak bisa masuk. Gw baru sadar dan cepet-cepet ngebersihin inbox gw tapi sms itu gak dateng lagi. Akibatnya, gw gak ngumpul padahal pas hari itu jarak gw cuma beberapa meter dari Udin yang jadi tempat pengumpulan. Dasar dodol.

Pas gw ngumpul lagi tadi pagi, ternyata ditolak. Tambah dodol.

Sedikit review aja : berdasarkan statistik. agaknya Pemrograman I ini jadi yang paling banyak memicu gw menciptakan kebodohan ; entah kenapa, apa emang gw yang BODOH atau emang makul ini punya dendam kesumat yang belum terbalaskan ke gw. Serius, paling banyak kok ; cuma beberapa yang gw posting di sini karena sisanya belum pantas gw masukkan dalam kategori "Kebodohan", tapi masih "Kekonyolan".

Kebodohan 5-2 Febra.



Kebodohan#6 : ada tugas Stadas waktu itu. Gw taunya itu juga pas malem H-1 pengumpulan. Salah gw sendiri juga sih kenapa gak tanya-tanya cari info. Tapi karena lagi cacar, akhirnya gw gak ngerjain. Gw lebih fokus buat tidur daripada baca buku Stadas.

Kebodohan 6-2 Febra.



Kebodohan#7 : lagi-lagi gw bangun kesiangan ; hari Kamis pula. Alhasil gw gak kuliah padahal udah ngerjain tugas Aljabar Linear yang susah payah sambil mandi darah (lebai). Gw cuma bisa melampiaskan kekesalan gw dengan makan somay.

Kebodohan 7-2 Febra.



Kebodohan#8 : ini soal UTS algoritma. Entah apa gw yang BODOH apa keadaan yang bodoh ; gw udah ngumpul tapi nama gw masuk dalam blacklist terpidana yang belum ngumpul. Malem minggu itupun gw ngebuka blog kak Afdi dan malah bingung harus ngerjain tugas apa lagi karena emang semuanya udah gw kerjain kecuali tugas terbaru sebagai pengganti kuis itu.

Kebodohan 1-0 Keadaan.



Kebodohan#9 : Pak ***s bilang,"Itu yang duduk di belakang ngapain? Jangan jadi penggembira aja dong." pas presentasi Arsikom. Beneran, gw merasa tertohok pas Bapak itu bilang begitu ; ya salah sendiri gw juga belum belajar apa-apa saat itu.

Kebodohan 8-2 Febra.

Tapi sekarang udah beda ya. Untuk presentasi selanjutnya, gw minta Amin diem aja dan baru ngomong setelah diperlukan deh ; karena gw yang bakal maju dan ngejawab pertanyaan orang iseng yang nanya-nanya soal memori logik atau memori fisik #balasdendammodeON.

Rencananya, Kebodohan 8-3 Febra.



Itu baru sekelumit dari sekian banyak kebodohan yang udah gw lakukan. Gw gak tau caranya ngejar defisit 5 gol di atas, tapi gw harap di akhir semester nanti, gw gak akan kalah dari Si Kebodohan. Orang Barca menang 2-0 atas El Real kok, masa' gw kalah 8-3? [loh, apa hubungannya?]

Liat aja ya, skor itu pasti bakal menipis pas kuis Aljablin nanti.


Cuma Kalkulus yang belum ada oknum-oknum Kebodohan di dalamnya. ISBD sebenarnya udah bodoh dari awal sih, karena gw gak pernah masuk, tapi soal absen tetep lancar jadi kita anggap skor impas.


Kesimpulannya, semester ini emang bener-bener 'Apalah!'.
Tapi walaupun begitu, jangan pernah lupa kalau mahasiswa itu adalah mereka yang energik, yang gak pernah lupa buat bilang :
"Semangat (buat SNMPTN baru buat) kuliah!"

#hahahaha, itu harusnya quotes buat gw aja ya.